essay masalalu dan masa depan
Anak tunggal yang berusaha pundaknya tegar karna harapan orang tua, Saya Nadiva sasa ada saya ya saya anak tunggal tidak bersaudara tapi sepupu saya banyak jadi saya tidak ngerasa sendirian, Saya asal Surabaya atau di sebut biasanya Kota Pahlawan. Hobi saya yaitu olahraga seperti joging dan main badminton. Seperti anak tunggal pada umumnya saya dari kecil selalu di turutin apa yang saya mau seperti minta mainan pergi ke taman dll, tapi seiringnya saya dewasa hal itu jarang lagi datang di kehidupan mungkin karen beberapa faktor salah satunya meskipun weekend kadang saya kerja kelompok. Selama SMP saya mengikuti salah satu ekskul yaitu pencak silat saya juga sempat menjuarai pencak silat tersebut, tapi saya berhenti mengikuti ekskul tersebut karna pada saat itu ada COVID-19. Kalau di SMA saya juga sempat mengikuti ekskul Drumband bahkan drumband sekolahku ( SMA Hang Tuah 1 Surabaya ) pernah ikut tampil di salah satu Event besar di Surabaya yaitu Event Ulang Tahun Surabaya. Nah salah satu tujuan saya di masa kuliah ini saya ingin meneruskan bakat saya yang sempat terhenti di masa SMP yaitu Pencak Silat dan tujuan berikutnya saya menjadi mahasiswa ini agar bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi saya dan orang sekitar dan bisa menggapai cita-cita saya dari kecil yaitu menjadi seorang Perawat yang Cantik. Hanya informasi saja ya saya aslinya takut sama darah tapi kenapa saya nekat masuk Keperawatan? yaitu yang pasti ada dorongan orang tua karna saya yakin bahwa ridho orang tua juga ridho Allah maka dari itu saya yakin bahwa saya bisa melawan ketakutan saya. Cara saya agak bisa mencapai tujuan tersebut yaitu pasti saya akan giat belajar dan aktif di dalam kelas maupun di organisasi.

Komentar
Posting Komentar